Satu Lagi … Produk Apple

Byjmzachariascom

Satu Lagi … Produk Apple

Seperti yang sudah-sudah, Rabu dinihari waktu bbwi (Selasa 9 September Pacific Time) saya menunggu update hajatan besar peluncuran produk Apple melalui twitter, media online dan sesekali melalui tv kabel jaringan internasional. Sambil update twit-twit yang masuk, terkejut membaca twit Dick Costolo CEO Twitter yang memberitahukan bahwa Apple menyediakan live tweet.

TwitterCostolo_Apple_live

Pada laman Apple live mulai terlihat area sekitar Flint Center Cupertino beberapa awak media telah siap dari subuh sampai fajar menyingsing. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa twit mulai dari foto para undangan yang sudah hampir penuh memenuhi tempat acara. Ok, berarti jari akan siap menari-nari  menekan tombol refresh melihat update terbaru dari produk Apple . Saat menunggu, ponsel pun disandarkan sisi kursi sambil melihat perkembangan melalui tv kabel.

 906 934 Apple Live Sep9th 2014

Tampilan layar ponsel berubah secara otomatis menunjukkan live tweet terakhir dengan tanda bulatan biru di pojok kiri atas lengkap dengan angka yang menunjukkan jumlah twit yang belum di lihat. Langsung saja perhatian tertuju pada layar ponsel, serasa berada di Flint Center mengikuti paparan presentasi dengan foto Tim Cook beserta tim penyaji/demo Apple lainnya, diselingi dengan twit dari para undangan  salah satunya dari jurnalis BBC Stephen Fry.

1129 1134 Apple Live Sep9th 2014

1205 Apple Live Sep9th 2014

Ini terobosan baru, siapa pun, dimana pun yang terkoneksi  internet dapat mengikuti acara tersebut. Sesuatu gebrakan baru ini sudah pasti menghasilkan efek wow selama acara berlangsung, berdampak memperkuat engagement pelanggannya  dan membuka kanal konsumen bukan pengguna produk Apple untuk mengikuti informasi produk baru  Apple, yang membuka peluang untuk melakukan  konversi.

Setahun lalu pada even yang sama untuk iPhone 5S dan iPhone 5C, saya menuliskan artikel menyoroti iPhone 5C yang saat digadang-gadang akan memberi warna baru dengan masuk ke segmen anak muda tersebut lengkap dengan aneka warna casing-nya, dengan garis bawah pertanyaan apakah efektif kehadirannya untuk pasar low cost. Iya, hanya itu yang menarik dicermati dari even Apple yang tradisinya sejak dipegang Steve Jobs selalu memberi warna baru (baca efek wow) setiap acara Apple World. Tahun lalu terasa hampa (tidak ada efek wow) seolah pernak-pernik casing warna yang dapat diganti-ganti merupakan terobosan yang ditawarkan Apple  pasca meninggalnya Steve Jobs.

Dengan gaya pembawaan yang bertolak belakang dengan Steve Jobs, Tim Cook mendapat tantangan dari para pesaingnya sebut saja Jeff Bezos dengan gaya memukau mengumumkan Amazon Fire Phone atau sang ‘Apple dari Timur’ ponsel Xiaomi yang CEO-nya Lei Jun memang pengagum Steve Jobs berikut  gaya pemaparan saat demo pun mirip.
Tim Cook dan jajarannya kali ini membuktikan produk Apple keluar meski tidak dengan kejutan besar [mungkin karena maraknya pemberitaan terutama berkaitan dengan tren wearable] namun langkah revolusi pada   fitur-fitur dan teknologinya memberi lompatan yang berbedaa dibandingkan dengan yang dilakukan para pesaingnya.

1208 1210 Apple Live Sep9th 2014

Hal ini ditunjang karena Apple mengoptimalkan fleksibilitas dalam membuat gebrakan dengan plafon harga iPhone yang premium dimana tidak banyak pesaingnya yang fokus pada kelas yang dipilih Apple untuk head-to-head.

Pada sisi tampilan layar antarmuka (User Interface) mirip, namun membenamkan piranti, fitur, sistem dengan kompleksitas tinggi dari aplikasinya dan material berkualitas prima tentu bermuara pada tinggi harga yang masuk dalam kategori ponsel premium.

Saat demo  fitur dilakukan oleh orang produk, Tim Cook menyingkir ke belakang panggung namun masih tetap eksis melalui live tweetnya:

1237 Apple Live Sep9th 2014

Dari jajaran portofolio yang telah ditampilkan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Apple juga masuk sebagai penyedia solusi pembayaran transaksi internet dengan meluncurkan Apple Pay. Tentu saja merubah lanskap jaringan pembayaran transaksi online termasuk Pay Pal yang telah lama menjadi partner Apple Store (iTune dll).

1248 1248 Apple Live Sep9th 2014

Sebagaimana gaya komunikasi Steve Jobs yang membuat penasaran sekaligus kejutan, Tim Cook menutup akhir presentasi Apple Pay dengan sela sejenak sebelum mengakhiri pemaparan akhir setelah Apple Pay dan iPhone seri 6, sambil berucap One More Thing,  satu lagi :

1258 0100 Apple Live Sep9th 2014

0115 Apple Live Sep9th 2014

0131 0134 Apple Live Sep9th 2014

Manajemen Apple pun sempat menghadapi krisis bocornya dokumen foto salah satu konsumennya artis yang menyimpannya di iCloud. Dimana tim Apple berhasil mengkonfirmasikan bahwa bocornya tidak pada sistem keamana iCloud namun mekanisme menebak password yang kemudian diatasi dengan two-step authentification. Belum lagi beberapa hari sebelumnya dihebohkan dengan kabarnya bocornya penawaran kontrak berlangganan untuk iPhone produk baru oleh operator di Tiongkok. ‘Huru-hara’ ini berhasil dilokalisir dan ‘dipadamkan’ beberapa hari sebelum hari H. Dan publik mengikuti acara Apple kembali dengan beribu rasa penasaran.

Namun untuk yang satu tadi (membuat penasaran), itu talenta yang dimiliki Steve Jobs yang tidak saja membuat penasaran, Jobs berhasil melakukannya dengan secrecy (tingkat kerahasiaan tinggi). Simak saja bebera cerita pada masanya yang ditulis dalam buku yang ditulis oleh Adam Levinsky

Dari mulai rekrutmen untuk project X pun dilakukan Jobs tanpa sepengatahuan atasan insinyur yang dipinjam (lintas departemen), termasuk sinyal ada penggantian kunci ruangan tertentu yang menandakan menjadi terbatasnya akses ke ruangan tertentu.

Tim Cook  dengan latar belakangnya di bidang distribusi berhasil lepas dari bayang-bayang Steve Jobs dan keraguan analis akan masa depan Apple pasca meninggalnya tokoh karismatik itu, dengan gebrakan revitalisasi di sisi retail dengan  merekrut mantan CEO Burberry dan terakhir masuknya perancang jam ternama menandakan Apple total masuk di wearble technology yang sudah jelas-jelas akan berhadapan dan aktif masuk dalam ranah fasyen. Seperti entitas ‘New Entrants’ pada  Porter Force dimana ada pemain baru  menggebrak industri yang mature dan memaksa pemain-pemainnya untuk menyesuaikan diri salah satu pabrikan jam yang mau tidak mau harus masuk pada era koneksi internet.

Dengan munculnya gebrakan canggih produk  baru Apple serta mulai hilangnya trade mark i pada perangkat dan layanan Apple seperti Apple Watch, Apple Pay dan munculnya beragam ukuran produk iPhone dan iPad [dimana Stete Jobs sangat sensitif pada dimensi produk ttt] beri ruang dan kesempatan bangkitnya era baru Apple sepeninggal Steve Jobs seperti tablet yang berukuran 7 inci, pasca Jobs dikeluarkan iPad mini 7 inci ].

Di sela-sela sesi menarik paparan produk, ada pertunjukan grup musik U2 sudah tentu memberi kejutan kecil bagi pemirsa yang dapat menyaksikan via live streaming.

0148 0150 Apple Live Sep9th 2014

The Flint Center sontak semakin menghentak dengan beat-beat lagu-lagu U2 sekaaligus menandai rilis album baru U2 “Song of Innocence”. Seperti yang tampak pada monitor Apple Live September album baru tersebut merupakan bagian dari promo Apple (iTunes store) dan pada waktu setempat dan diklaim telah diunduh melebih setengah milyar konsumennya.

0152 0155 Apple Live Sep9th 2014

Performa grup musik U2 diakhiri dengan masuknya Tim Cook untuk kemudian mempersilakan para hadiri mengikuti Post-Event ke arah ruang pameran untuk beri kesempatan hadirin merasakan produk Apple yang diluncurkan sambil melakukan dokumentasi untuk keperluan jurnalistik.

0201 0204 Apple Live Sep9th 2014

Acara dilanjutkan dengan menuju ruang pamer produk untuk melihat, merasakan dan memperoleh kesempatan pertama untuk mengambil gambar dari produk terbaru Apple tersebut. Ketty Perry sempat mentwit di sela-sela acara.

0247 0249 Apple Live Sep9th 2014

0249 0315 Apple Live Sep9th 2014

Laman Apple Live signing off menandai berakhirnya rangkaian even peluncuran produk Apple seri 6 ini beserta solusi Apple lainnya. Apple Live Stream terutama Twitter Live ini menjadi gebrakan pendekatan Apple dengan mendayagunakan kanal media sosialnya untuk tetap terhubung dan menjaga hubungan dengan konsumennya.

*image: Apple Live September 2014

Tentang Penulis : JM Zacharias ( @jmzacharias ) saat ini berprofesi sebagai business strategist, berkarir profesional dalam bidang produk, sales dan marketing lebih dari satu dekade.  Pengalaman karir profesionalannya di berbagai industri meliputi retail, consumer electronic, teknnologi informasi dan telekomunikasi baik Business to Customer (B2C) maupun Business to Business (B2B). Dengan beragam pengalaman  di perusahaan multinasional dan nasional pada bidang teknologi, sales marketing dan manajemen. Iklim kerja lintas budaya antar bangsa dalam portofolio karirnya di  kawasan Asia Pasifik dan Asia Tenggara turut memperkaya wawasan dan melebarkan preperspektif untuk terus belajar dan berbagi. Mengkomunikasikan ide dan strategi bisnis dilakukannya dalam bentuk artikel, pelatihan dan kegiatan konsultasi. Informasi detail dapat di lihat pada www.jmzacharias.com .  Anda dapat mengubungi melalui tautan kami.

About the author

jmzachariascom administrator

JM Zacharias: | Business Strategist | Writer | Guest Speaker | Trainer | Consultant | @Product Marketing, Productivity & Business Strategy.

Leave a Reply